Social Icons

Aug 11, 2013

Mengisi Liburan dengan Menyenangkan sekaligus Melejitkan Potensi Diri

Mengisi Liburan dengan Menyenangkan sekaligus Melejitkan Potensi DiriMasa liburan sekolah adalah saat-saat yang paling ditunggu dan didambakan oleh setiap anak setelah setiap hari menyibukkan diri dengan kegiata-kegiatan belajar di sekolah. Tapi apakah masa liburan ini benar-benar digunakan untuk me-refresh organ-organ penting dalam tubuh, atau hanya sebagai ajang balas dendam untuk kebebasan yang terbelenggu oleh rutinitas?

AHa Self Inspiration Center, mencoba menjawab segala kekhawatiran para Ayah-Bunda dalam mengatasi dilema pendidikan dan perkembangan anak dengan menghadirkan program “Fantastic Holiday (FanDay)”, yakni program yang memanfaatkan masa liburan sebagai sarana melejitkan potensi hebat anak dan membangun kesuksesan sejak dini.


Mengisi Liburan dengan Menyenangkan sekaligus Melejitkan Potensi Diri
Program ini berisi motivasi pengembangan potensi yang dikemas dalam bentuk hiburan bermanfaat, aktifitas outbound, budaya harian, pembekalan materi-materi motivasi dan inspiratif yang disampaikan oleh para trainer yang ahli dibidangnya dan didampingi oleh fasilitator AHa’ers yang berkualitas selama tiga hari dua malam dengan camp di alam serta Potret Potensi Hebat dengan menggunakan mesin kecerdasan STIFIn ditunjang dengan Parenting Workshop untuk Ayah-Bunda.

Outbound Bandung for Smart Kids

Outbound Bandung for Smart Kids

Outbound Bandung for Smart Kids

Outbound Bandung for Smart Kids


Sistem kerjasama yang ditawarkan bersifat terbuka dalam kesepakatan, bisa dimusyawarahkan kembali baik dalam segi program acara maupun pembiayaan administrasi program, hal ini sehubungan dengan beragamnya kondisi klien. Dengan harapan, kerjasama yang terjalin merupakan kesepakatan terbaik dengan tidak merugikan pihak manapun. 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kantor sekretariat AHa Self Inspiration Center

Jl. Sarijadi No. 75 – Bandung 
Telp. 022 72288794 atau email. ideanakhebat@gmail.com

Aug 2, 2013

Meraih Keajaiban Rezeki

Meraih Keajaiban Rezeki
“Jangan pernah sirik sama rezeki orang lain, kalau kita berdo’a dan terus berusaha insya Allah Gusti Allah akan mengabulkan semua keinginan kita”, kata seorang ibu kepada anaknya di sebuah tayangan sinema pagi sekilas ku tonton.

Begitu pun saat kubaca kembali buku hebat ini (7 Keajaiban Rezeki – Tulisan Ippho ‘Right” Santosa) yang mengungkapkan misteri di balik rezeki dan kiat-kiat apa saja yang bisa dilakukan untuk meraihnya. Buku yang satu ini adalah buku yang menjelaskan tentang pintu-pintu rezeki yang dikaji dengan menggunakan pendekatan agama dan pendekatan otak kanan. Bahkan, Penulisnya sendiri menjamin alias memberi garansi 100% uang kembali jika kita nggak mendapatkan manfaat setelah membaca buku ini. Satu lagi buku ini dilengkapi dengan CD audio motivasi dari para pengusaha sukses yang telah menerapkan buku ini.

Berikut ringkasan terkait beberapa pintu rezeki tersebut, yaitu :

1. Sidik Jari Kemenangan

Artinya adalah kita sebagai manusia adalah unik. Kita berbeda dengan manusia yang lain selayaknya sidik jari kita, maka dari itu, kita ditutut untuk menjadi seorang pemenang dalam hidup ini dengan keunikan dalam diri kita, karena kita diciptakan oleh Allah SWT ke dunia ini dengan ada maksud dan tujuan tertentu, dan tentunya untuk menjadi pemenang. Oleh karena itu kita bisa mencapai kemenangan kita masing-masing dengan cara masing-masing sesuai dengan koridor yang benar pastinya.

2. Sepasang Bidadari

Artinya adalah kita memiliki sepasang bidadari yang akan membuka pintu rezeki kita. Siapa mereka??? Mereka adalah orang tua kita (ibu kita), dan istri (pasangan) kita. Kita harus menyelaraskan doa-doa impian kita dengan kedua bidadari tersebut. Oleh karena itu, janganlah kita melangkah tanpa bantuan dukungan dan do’a dari keduanya.

3. Golongan Kanan

Intinya kita harus menjadi orang yang berpikiran bahwa sesuatu yang besar (kesuksesan) itu mungkin, dengan apapun kondisi dan latar belakang kita. seperti layaknya otak kanan yang imajinatif, spontan, emosional dan impulsif maka tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika Tuhan sudah berkehendak. Seperti firman Allah SWT “kun, fayakun”…jadi maka jadilah sesuatu itu…..Itulah otak kanan…… harus diyakini benar – benar agar Allah SWT membenarkannya dalam langkah kita.

4. Simpul Perdagangan

Untuk memperoleh sebagaian besar rezeki harus diempuh lewat jalur perdagangan alias harus jadi pengusaha, tapi yang sukses.

5. Perisai Langit

Perbanyaklah sedekah kepada yang membutuhkan. Tentunya harus disertai dengan keikhlasan, karena ikhlas akan akan membawa kita ke kehidupan terbaik di sisi Allah SWT. Namun ikhlas bukan berarti kita mengharapkan sesuatu, boleh saja ikhlas mengharapkan sesuatu asal harapan terbesarnya tetap hanya kepada Allah SWT.

6. Pembeda Abadi

Penulis menganjurkan kita agar kita segera menemukan bakat, minat dan penguasaan kita pada suatu bidang untuk segera menemukan keunikan atau pembeda abadi kita dengan orang lain. Jika sudah ditemukan maka segera kunci pembeda abadi itu, maka lihat apa yang terjadi.

7. Pelangi Ikhtiar

Terdiri dari tujuh bias yaitu : impian, tindakan, kecepatan, keyakinan, pembelajaran, kepercayaan dan keihlasan.

Bismillah... Sahabat Bintangku semoga kejaiban rezeki itu hadir dalam kehidupan kita. Masih ingat dengan rumus kita kan??? 3B itu looh... semua harapan, cita-cita, dan keinginan kita akan terwujud (insya Allah) jika kita terapkan rumus itu. BERCITA-CITA KUAT, BERUSAHA SUNGGUH-SUNGGUH, dan BERBAGI SEBANYAK-BANYAKNYA.



Hani Annisa Fitrianty, S.Pd – Divisi Produk dan SDM

Belajar Hikmah Puasa dari Pohon Jati

Apa kabar Anak Hebat?

Bagi kamu yang masih kuat puasa, semoga berjalan dengan baik. Bagi yang tidak berpuasa, mungkin juga bisa mengambil pelajaran penting dari cerita berikut ini : 

Belajar Hikmah Puasa dari Pohon Jati

Ceritanya, ada seorang guru dan murid sedang berjalan melintas disebuah hutan di pulau jawa, sang murid melihat pohon-pohon jati yang meranggas kering. 

Karena penasaran, sang murid bertanya kepada gurunya, "Pak guru, baru 2 bulan lalu kita melewati tempat ini, waktu itu kita merasakan kesejukan dibawah naungan pohon jati yang daunnya berwarna hijau segar. Kenapa sekarang pohon-pohon itu berguguran daunnya seperti mau mati?" 

"Kemarau dengan panas yang terik dan air yang tertahan di langit, mengharuskan jati melewati harinya dengan menggugurkan daunnya" jawab guru singkat. 

"Lalu bagaimana cara pohon jati bisa berkembang dan tumbuh tanpa daun? Bukankah sangat penting untuk menyerap sinar matahari, mereka bisa mati kalau begini terus" sang murid mendesak guru untuk menjelaskan.

"Itulah hikmahnya yang diajarkan Tuhan melalui pohon jati, meski tanpa daun justru pohon jati menempa dirinya menjadi salah satu pohon terkuat di dunia. Ia sedang bertumbuh yang tidak terlihat secara kasat mata, tapi bertumbuh dalam mental menghadapi ujian, ia menggugurkan daun masalah yang ada dibadannya, untuk dapat tetap hidup dan bersiap ketika gelombang musim hujan kembali datang".

Subhanallah... dahsyat banget ya! Sama seperti kamu Anak Hebat, apakah sanggup untuk terus berpuasa atau menunda kesenangan ketika sedang mendaki menuju impian kita ? 

Mungkin jalan menuju impian kita, berbukit, berkerikil, berpasir, sehingga membuat kita sering tergelincir, ingin menunda, atau bahkan menutup lembaran impian (dream list) tersebut. Tapi percayalah sesuatu yang bernilai tidak pernah mudah untuk didapatkan. 

Anak Hebat, sukses itu menyenangkan tapi tidak mudah dijalani. Selain dibutuhkan kerja keras, pelajaran, seminar, workshop, training motivasi, buku adalah bagaimana mempersingkat waktu Anda dalam bekerja keras, dengan bekerja cerdas. 

Salah satu cara mempersingkat waktu kerja keras kamu adalah, dengan mencari tahu potensi hebat yang selama ini terpendam diri kamu. Segera pelajari caranya dari AHa Self Inspiration Center, lembaga training motivasi anak dan remaja terbaik Indonesia di Potret Potensi Hebat.

Cek juga program-program training motivasi belajar dari AHa Self Inspiration Center di Program Hebat AHa dan segera raih mimpi-mimpimu bersama kami.

Semoga bermanfaat,


Habib Abdurrahman Hanafi