Social Icons

Showing posts with label Ramadhan. Show all posts
Showing posts with label Ramadhan. Show all posts

Aug 13, 2013

Selamat Merayakan Hari Kemenangan


Selamat Merayakan Hari Kemenangan"Taqoballahu minna wa minkum..." “Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian.” 

Ucapan terindah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada ummatnya di setiap 1 Syawal. karena selama 1 bulan di bulan Ramdhan kita bertarung melawan lapar, dahaga, amarah, dengki, ngantuk, dan hal lainnya demi terlaksananya semua ibadah ramadhan dengan baik dan sempurna. Semua akan sangat berdampak di 11 bulan selanjutnya apabila Allah SWT menerima amal ibadah kita. 

Dan kata indah itu pun yang ingin kami sampaikan buat semua. Segenap karyawan AHa Self Inspiration Center dan semua AHa'ers mengucapkan Taqobballahu minna wa minkum Minal Aidzin wal Faidzin Mohon maaf lahir dan batin... semoga amal ibadah kita diterima di sisi Allah SWT.

Terima kasih buat AHa'ers dan para donatur atas pengorbanan harta, tenaga, waktu, dan segenap ilmu yang sudah dibagikan untuk 500 anak yatim dhuafa di 5 Panti dan Pondok yatim dhuafa selama Ramadhan kemarin semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan menjadikan kita orang-orang yang istiqomah mencintai anak-anak yatim dhuafa sekitar kita.

Dan pastinya mengumpulkan kita di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan di Syurga kelak... Aammiinn

Aug 2, 2013

Belajar Hikmah Puasa dari Pohon Jati

Apa kabar Anak Hebat?

Bagi kamu yang masih kuat puasa, semoga berjalan dengan baik. Bagi yang tidak berpuasa, mungkin juga bisa mengambil pelajaran penting dari cerita berikut ini : 

Belajar Hikmah Puasa dari Pohon Jati

Ceritanya, ada seorang guru dan murid sedang berjalan melintas disebuah hutan di pulau jawa, sang murid melihat pohon-pohon jati yang meranggas kering. 

Karena penasaran, sang murid bertanya kepada gurunya, "Pak guru, baru 2 bulan lalu kita melewati tempat ini, waktu itu kita merasakan kesejukan dibawah naungan pohon jati yang daunnya berwarna hijau segar. Kenapa sekarang pohon-pohon itu berguguran daunnya seperti mau mati?" 

"Kemarau dengan panas yang terik dan air yang tertahan di langit, mengharuskan jati melewati harinya dengan menggugurkan daunnya" jawab guru singkat. 

"Lalu bagaimana cara pohon jati bisa berkembang dan tumbuh tanpa daun? Bukankah sangat penting untuk menyerap sinar matahari, mereka bisa mati kalau begini terus" sang murid mendesak guru untuk menjelaskan.

"Itulah hikmahnya yang diajarkan Tuhan melalui pohon jati, meski tanpa daun justru pohon jati menempa dirinya menjadi salah satu pohon terkuat di dunia. Ia sedang bertumbuh yang tidak terlihat secara kasat mata, tapi bertumbuh dalam mental menghadapi ujian, ia menggugurkan daun masalah yang ada dibadannya, untuk dapat tetap hidup dan bersiap ketika gelombang musim hujan kembali datang".

Subhanallah... dahsyat banget ya! Sama seperti kamu Anak Hebat, apakah sanggup untuk terus berpuasa atau menunda kesenangan ketika sedang mendaki menuju impian kita ? 

Mungkin jalan menuju impian kita, berbukit, berkerikil, berpasir, sehingga membuat kita sering tergelincir, ingin menunda, atau bahkan menutup lembaran impian (dream list) tersebut. Tapi percayalah sesuatu yang bernilai tidak pernah mudah untuk didapatkan. 

Anak Hebat, sukses itu menyenangkan tapi tidak mudah dijalani. Selain dibutuhkan kerja keras, pelajaran, seminar, workshop, training motivasi, buku adalah bagaimana mempersingkat waktu Anda dalam bekerja keras, dengan bekerja cerdas. 

Salah satu cara mempersingkat waktu kerja keras kamu adalah, dengan mencari tahu potensi hebat yang selama ini terpendam diri kamu. Segera pelajari caranya dari AHa Self Inspiration Center, lembaga training motivasi anak dan remaja terbaik Indonesia di Potret Potensi Hebat.

Cek juga program-program training motivasi belajar dari AHa Self Inspiration Center di Program Hebat AHa dan segera raih mimpi-mimpimu bersama kami.

Semoga bermanfaat,


Habib Abdurrahman Hanafi

Jul 10, 2013

Merawat Puasa Agar Tak Hanya Berbuah Lapar Dahaga

Tips Merawat Puasa Agar Tak Hanya Berbuah Lapar Dahaga
Apa kabar Anak Hebat? Bagaimana puasanya hari ini? Semoga lancar yaa.. Artikel kali ini AHa ingin berbagi tips merawat puasa kita agar benar-benar berbuah pahala dari Allah SWT. Cek yukk!

Kata “puasa” (Sansekerta) memiliki arti yang mirip sama dengan kata shaum (Arab), yang maknanya adalah pengendalian diri, utamanya atas dorongan berlaku tamak. Pengendalian diri secara jasmani dengan tidak makan, minum dan melakukan hubungan suami istri dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari, sehingga apabila dilakukan akan membatalkan puasa, kecuali jika lupa. Sedangkan secara rohani adalah pengendalian diri dari sifat iri, hasad, dengki, takabur, ghibah, dan sebagainya.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa banyak sekali diantara ummat muslim yang melaksanakan ibadah puasa, akan tetapi yang didapat hanya lapar dan haus. Rugi banget ya! Sudah capek-capek seharian berpuasa tidak dapat apa-apa. 

Nah, agar ibadah puasa yang kita jalankan, seperti diingatkan oleh Nabi Muhamamd Saw, tidak sekedar “mendapatkan lapar haus dan dahaga”, maka sebagaimana tanaman, kita wajib untuk merawat dengan sebaik-baiknya. 

Beberapa amalan utama yang dapat dilakukan untuk merawat puasa diantaranya:

Pertama, MENGERJAKAN QIYAMULAIL, yakni shalat tarawih selama bulan Ramadhan. Silahkan kamu pilih sesuai keyakinan, apakah mau 11 atau 23 rakaat. Mau dikerjakan langsung setelah salat isya atau pada sepertiga malam. 

“Rasulullah Saw menganjurkan (salat) qiyamu ramadhan kepada mereka (para sahabat), tanpa perintah wajib. Beliau bersabda : Barangsiapa mengerjakan (salat) qiyamu ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang lalu” (HR. Bukhori Muslim)

Kedua, MENGAKHIRKAN MAKAN SAHUR, supaya perut masih terasa kenyang dan badan tetap kuat, sehingga tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa. “Umatku dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan berbuka dan menta’khirkan sahur” (HR. Ahmad)

Ketiga, MENYEGERAKAN BERBUKA PUASA (TA’JIL) dengan makanan dan minuman yang manis, sebelum shalat maghrib. Sehingga menghilangkan lapar dan dahaga, untuk menyegarkan kembali tubuh yang lemas karena berpuasa. “Orang akan selalu baik (sehat) apabila menyegerakan berbuka” (Muttafaq’alaih). 

Keempat, BERDOA KETIKA BERBUKA, sebagai wujud syukur karena telah selesai puasanya pada hari tersebut. Lafalnya adalah : “Dzahabazh zhama’u wabtalatil ‘uruqu watsabatal ajru insya Allah” hilanglah rasa haus, dan basahlah urat-urat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala.

Kelima, MEMPERBANYAK SEDEKAH DAN TADARUS ALQURAN, memberikan makan kepada orang sedang puasa, ketika adzan maghrib berkumandang. Ketika ditanya tentang sedekah yang paling utama, Rasulullah Saw menjawab; “Sedekah di bulan Ramadhan” (HR. Tirmidzy). 
Di samping itu, merawat puasa dengan membaca dan mempelajari Alquran (tadarus), baik dilakukan sendiri maupun secara bersama-sama. “Rasulullah Saw adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan ramadhan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan dan mengajaknya membaca dan mempelajari Alquran. Ketika ditemui Jibril, Rasulullah Saw lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan (Muttafaq’Allaih) 

Keenam, MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH DENGAN CARA I’TIKAF (BERDIAM DIRI) DI MASJID, terutama pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, yakni dengan melakukan amalan-amalan mulia, misalnya dengan berdzikir, membaca Alquran dan sebagainya. Dari Umar r.a (diriwayatkan bahwa) ia berkata: “Rasulullah Saw selalu beri’tikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadhan“(Muttafaq’Allaih).

Nah mengisi bulan Ramadhan kali ini kebaikan apa nih yang sudah kita siapkan untuk merawat puasa kita? Masih bingung?? Yuuk joiiin… Ada beberapa Panti Asuhan yang akan kita kunjungi lhoo.. Info lengkap klik www.sejutamotivasi .com

Ramadhan Berbagi Bersama AHa

Raih BERKAH RAMADHAN Penuh CINTA (Cerdas Ceria menggapai Iman Takwa kepada Allah) bersama Aha Self Inspiration Center.

Semoga dengan merawat puasa selama Ramadhan, insya Allah kita akan menjadi orang paling mulia disisi Allah Swt, yakni mendapatkan derajat taqwa.

Jun 17, 2013

Pesantren Ramadhan Berbagi Bersama AHa

Ramadhan merupakan sebuah pelatihan besar yang dianugerahkan Allah SWT kepada umat Islam. Di dalamnya terkandung berjuta hikmah dan latihan pembentukan karakter pribadi muslim yang hebat. Namun tak jarang dari ramadhan satu ke ramadhan berikutnya berjalan mengalir begitu saja, tanpa ada perubahan yang signifikan dalam karakter diri seseorang. Padahal setiap insan merindukan perubahan diri yang jauh lebih baik setelah ramadhan. Hal ini terjadi karena berbagai faktor, diantaranya adalah kurangnya pemahamaan keilmuan keagamaan dan kurang tepatnya pengaturan kegiatan keseharian selama ramadhan. 

Tak hanya harapan tersebut untuk diri kita pribadi, kita pun memiliki harapan pada anak anak kita selama ramadhan berlangsung. Kita mengharapkan ramadhan menjadi moment istimewa yang menghadirkan perubahan diri anak anak kita pada kualitas akhlak yang lebih baik. Sebagai orang tua, pada dasarnya, terdapat 3 harapan besar dalam ramadhan untuk anak anak kita yakni:

  • Ringan dan riang dalam beribadah
  • Beribadah dengan penuh pemaknaan
  • Perubahan diri setelah Ramadhan

Kita berharap anak kita dapat menjalankan ibadah dengan ringan dan senang. Kita juga berharap ibadah-ibadah yang dilaksanakan anak kita mampu ia maknakan dengan baik sehingga mendorong perubahan diri setelah ramadhan. Harapan-harapan besar ini perlu difasilitasi dengan metode yang tepat dalam mencapainya. Kami merangkumkan kebutuhan fasilitasi tersebut dalam pelatihan anak hebat seri ramadhan..

Tujuan Program

Training Motivasi Ramadhan Berbagi bersama AHa
Tujuan program pelatihan anak hebat seri ramadhan. adalah menjadikan ramadhan sebagai jalan perubahan diri anak kedalam kualitas akhlak yang lebih baik. Kami menyebutnya kualitas anak hebat. Perubahan yang kami tujukan dalam program kami ini, kami sesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan psikologis anak di tahapan usianya. Kami memfokuskan perubahan pada satu bidang spesifik dengan harapan pencapaiannya akan lebih maksimal dan terarah dalam satuan waktu program yang diselenggarakan.






Download Lengkap Proposal Program Ramadhan Berbagi bersama AHa disini .

Jun 13, 2013

Amalan-Amalan Utama di Bulan Suci Ramadhan

Amalan-Amalan Utama di Bulan Suci Ramadhan
Apa kabar Anak Hebat?? Cuma mau mengingatkan nih, kehadiran tamu agung Bulan Suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Ayoo sudah sampai mana nih persiapannya? Jangan sampai di bulan yang penuh berkah nanti kita malah ngga kebagian berkahnya gara-gara kurang ilmu dan kurang persiapan. Sayang banget kan…

Artikel kali ini AHa ingin berbagi ilmu tentang amalan-amalan utama di Bulan Ramadhan. Yang mau dapat keberkahan dari Sang Tamu Agung, simak baik-baik dan amalkan yaa..

Pertama, BERPUASA. Allah SWT memerintahkan berpuasa di bulan Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam bagi orang-orang yang beriman. Yang ngga briman, ke laut aja dech… hehe

Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah [2]: 183).

Rasulullah SAW bersabda: “Islam didirikan di atas lima perkara, yaitu bersaksi bahwa tidak Tuhan yang berhak disembah selain Allah SWT dan Muhammad SAW adalah rasul Allah SWT, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan menunaikan ibadah haji.” (Muttafaqun alaih).

Puasa di bulan Ramadhan merupakan penghapus dosa-dosa yang terdahulu apabila dilaksanakan dengan ikhlas berdasarkan iman dan hanya mengharapkan pahala dari Allah SWT, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya telah lalu.” (Muttafaqun alaih).

Kedua, TADARUS AL-QUR'AN. Membaca Alquran sangat dianjurkan bagi setiap Muslim di setiap waktu dan kesempatan. Rasulullah SAW bersabda: “Bacalah Alquran, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi ahlinya (yaitu, orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya). (HR Muslim).

Dan membaca Alquran lebih dianjurkan lagi pada bulan Ramadhan, karena pada bulan itulah diturunkannya Alquran.

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). (QS al-Baqarah [2]: 185).

Rasulullah SAW selalu memperbanyak membaca Alquran di hari-hari Ramadhan, seperti diceritakan dalam hadis Aisyah RA, ia berkata: “Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah SAW membaca Alquran semuanya, shalat sepanjang malam, dan puasa sebulan penuh, selain di bulan Ramadhan.” (HR Ahmad).

Ketiga, MENDIRIKAN SHALAT TARAWIH BERJAMAAH. “Sesungguhnya Rasulullah SAW keluar pada waktu tengah malam, lalu beliau shalat di masjid, dan shalatlah beberapa orang bersama beliau. Di pagi hari, orang-orang memperbincangkannya. Ketika Nabi SWT mengerjakan shalat (di malam kedua), banyaklah orang yang shalat di belakang beliau. Di pagi hari berikutnya, orang-orang kembali memperbincangkannya.

Di malam yang ketiga, jumlah jamaah yang di dalam masjid bertambah banyak, lalu Rasulullah SAW keluar dan melaksanakan shalatnya. Pada malam keempat, masjid tidak mampu lagi menampung jamaah, sehingga Rasulullah SAW hanya keluar untuk melaksanakan shalat Subuh. Tatkala selesai shalat Subuh, beliau menghadap kepada jamaah kaum Muslimin, kemudian membaca syahadat dan bersabda, “Sesungguhnya kedudukan kalian tidaklah sama bagiku, aku merasa khawatir ibadah ini diwajibkan kepada kalian, lalu kalian tidak sanggup melaksanakannya.” Rasulullah SAW wafat dan kondisinya tetap seperti ini. (HR al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA).

Keempat, MENGHIDUPKAN MALAM-MALAM LAILATUL QADAR. Lailatul qadar adalah malam kemuliaan yang lebih baik dari pada seribu bulan. Menurut pendapat paling kuat, malam kemuliaan itu terjadi di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, terlebih lagi pada malam-malam ganjil, yaitu malam 21, 23, 25, 27, dan 29.

Malam itu adalah pelebur dosa-dosa di masa lalu, Rasulullah SAW bersabda: “Dan barangsiapa yang beribadah pada malam Lailatul qadar semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari).

Yang dimaksud dengan menghidupkan lailatul qadar adalah dengan memperbanyak shalat malam, membaca Alquran, zikir, berdoa, membaca shalawat, tasbih, istighfar, i’tikaf, dan lainnya. Aisyah RA berkata, ‘Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, jika aku mendapatkan lailatul qadar, maka apa yang aku ucapkan? Beliau menjawab, ‘Bacalah: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Yang suka mengampuni, ampunilah aku.”

Kelima, MEMPERBANYAK SEDEKAH. Rasulullah SAW adalah orang yang paling pemurah, dan Rasul SAW lebih pemurah lagi di bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan riwayat Ibnu Abbas RA, ia berkata: “Rasulullah SAW adalah manusia yang paling pemurah, dan beliau lebih pemurah lagi di bulan saat Jibril AS menemui beliau, …” (HR Bukhari).

Keenam, MELAKSANAKAN IBADAH UMRAH. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah melaksanakan ibadah umrah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa nilai pahalanya sama dengan melaksanakan ibadah haji. “Umrah di bulan Ramadhan sama dengan ibadah haji.”

Ketujuh, MEMPERBANYAK I'TIKAF. Dalam istilah syar’i, itikaf berarti berdiam di Masjid untuk beribadah kepada Allah SWT dengan cara tertentu, sebagaimana telah diatur oleh syariat.

Itikaf merupakan salah satu perbuatan yang dikerjakan Rasulullah SAW, seperti yang diceritakan oleh Aisyah RA: “Sesungguhnya Nabi SAW selalu i’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan sampai meninggal dunia, kemudian istri-istri beliau beri’tikaf sesudah beliau.” (Muttafaqun alaih).

Pesantren Ramadhan Berbagi Bersama AHa


Ingin berbagi keceriaan, kebahagiaan, dan kebersamaan selama menunaikan ibadah Ramadhan? AHa punya program yang bisa mewadahi keinginan Anak-Anak Hebat.

Banyak manfaat yang bisa Anak-Anak Hebat peroleh dalam program "Pesantren Ramadhan Berbagi Bersama AHa", diantaranya:
  • Training motivasi yang dapat melejitkan potensi dahsyat dalam dirimu untuk terus berkarya hebat.
  • Buka puasa bersama anak-anak yatim dan dhuafa
  • Shalat tarawih bersama
  • Game dan outbound Ramadhan
  • dan masih banyak lagi...
Bagi anak-anak hebat yang ingin menyelenggarakan Program Pesantren Ramadhan Berbagi Bersama AHa dapat menghubungi Kak Umi Nadhiroh di 273573BF / 022 722 88794  kirim email ke ideanakhebat@gmail.com.

Jangan lewatkan kebersamaan Ramadhan penuh keceriaan dan penuh manfaat bersama AHa Self Inspiration Center, Youth Exellence Center.


Demikianlah beberapa ibadah utama yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan dan telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Semoga kita termasuk di antara orang-orang yang mendapat taufik dari Allah SWT untuk mengamalkannya, dan mendapatkan kebaikan serta keberkahan bulan Ramadhan.

May 27, 2013

Tips Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Apa kabar Anak Hebat Indonesia? Tak terasa sebentar lagi kita akan menyambut tamu agung bulan Ramadhan. Bulan suci yang penuh dengan keberkahan, rahmat, dan ampunan. Hayo siapa yang masih punya hutang di bulan Ramadhan tahun lalu? Cepetan dilunasi hutang-hutangnya. Kita niatkan dan azzamkan dalam hati kita semua, di bulan Ramadhan yang akan datang harus lebih baik lagi ya!

Bicara tentang menyambut tamu agung, biasanya persiapan apa saja yang Anak Hebat dilakukan? Yap! Kalau kita kedatangan seorang tokoh atau tamu yang penting seperti presiden, menteri, gubernur, lurah, camat, ketua RT, dan sebagainya, maka berbagai persiapan pun kita lakukan dalam rangka menyambut kedatangan mereka. Mulai dari acara protokuler sampai dengan menghiasi dan membersihkan tempat yang akan dilewati dan dikunjungi oleh pejabat maupun tokoh penting tersebut. Penyambutan mereka dilakukan dengan antusias dan kegembiraan. Maka, sudah sepantasnya pula kedatangan bulan suci Ramadhan disambut lebih meriah dan gembira oleh umat Islam dibandingkan dengan kedatangan tokoh atau pejabat tersebut.

Ramadhan ibarat sosok tamu agung dan mulia yang selalu dielu-elu kedatangannya dan dirindukan perjumpaan dengannya karena banyak sekali membawa berbagai keutamaan, baik di dunia maupun di akhirat. Ramadhan merupakan bulan rahmat, maghfirah dan pembebasan dari api neraka. Selain itu, Ramadhan merupakan bulan keberkahan, karena pada bulan ini pahala suatu amal shalih dan ibadah dilipatgandakan. Demikian pula dengan keberkahan di dunia dengan bertambahnya rezki seseorang pada bulan ini, terutama bagi para pedagang kelontong, kue, pakaian muslim/ah, dan lainnya. Begitu agung dan mulianya bulan ini sehingga Rasulullah SAW menjulukinya sebagai Sayyid Asy-Syuhur (penghulu segala bulan).

Lalu persiapan apa saja yang harus dilakukan untuk menyambut tamu super agung ini? AHa Self Inspiration Center membagi tipsnya buat kalian..

Pertama, perbanyak puasa sunnat pada bulan Sya’ban. Memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban merupakan sunnah Rasul saw. Dalam sebuah riwayat, dari Aisyah r.a ia berkata, “Aku belum pernah melihat Rasulullah saw menyempurnakan puasa sebulan penuh melainkan pada bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat Rasulullah saw paling banyak berpuasa dalam sebulan melainkan pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, dari Usamah bin Zaid r.a ia berkata, aku bertanya, “Wahai Rasulullah, aku belum pernah melihatmu berpuasa pada bulan-bulan lain yang sesering pada bulan Sya’ban”. Beliau bersabda, “Itu adalah bulan yang diabaikan oleh orang-orang, yaitu antara bulan Ra’jab dengan Ramadhan. Padahal pada bulan itu amal-amal diangkat dan dihadapkan kepada Rabb semesta alam, maka aku ingin amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa.” (HR. Nasa’i dan Abu Daud serta dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah).

Kedua, mempelajari fiqh ash-shiyam (fikih puasa). Seorang muslim wajib mempelajari tata cara ibadah sehari-harinya, termasuk fikih puasa, karena sebentar lagi kita akan menjalankan kewajiban ibadah puasa. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana cara berpuasa yang benar yaitu sesuai dengan petunjuk Rasul saw, agar ibadahnya diterima Allah SWT. Anak Hebat tidak mau kan ibadahnya sia-sia karena tidak didasari dengan limu? Dengan ilmu, maka ibadah dapat dilakukan dengan cara yang benar dan diterima Allah saw. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, maka Allah mudahkan pendalaman dalam menuntut ilmu agamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan mempelajari fikih puasa maka kita dapat mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan hukum puasa seperti rukun puasa, sunat dan adab puasa, yang membatalkan puasa dan sebagainya.

Ketiga, memberi kabar gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan kepada umat Islam. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasul saw. Beliau selalu memberi taushiah menjelang kedatangan Ramadhan dengan memberi kabar gembira tentang bulan Ramadhan kepada para shahabatnya. Hal ini dilakukan oleh Rasulullah saw untuk memberi motivasi dan semangat kepada umat Islam dalam beribadah di bulan Ramadhan.

Keempat, menjaga kesehatan dan stamina fisik. Persiapan fisik agar tetap sehat dan kuat pada bulan Ramadhan sangat penting. Kesehatan merupakan modal utama dalam beribadah. Orang yang sehat dapat melakukan ibadah dengan baik dan penuh semangat. Sebaliknya kalau Anak Hebat sakit, maka ibadahnya sangat terganggu dan tidak semangat.

Rasulullah pernah mengingatkan,“Pergunakanlah kesempatan yang lima sebelum datang yang lima; masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al-Hakim)

Oleh karena itu, menjelang bulan Ramadhan, maka kesehatan dan stamina fisik mesti dijaga. Makan harus teratur. Pola makan yang sehat harus dijaga. Selain itu, istirahat harus cukup.

Kelima, membersihkan rumah dan lingkungan. Islam memerintahkan kita untuk selalu hidup bersih dan sehat. Hal ini terbukti dengan perintah membersihkan diri dan tempat ibadah, terutama ketika ketika kita mau shalat atau melakukan ibadah lainnya. Untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, maka kita perlu menjaga kebersihan di rumah dan di sekitar lingkungan kita. Bila kita kedatangan tamu ke rumah kita atau ke desa kita, maka kita sibuk membersihkan rumah dan lingkungan kita. Bahkan rumah atau desa dihias sedemikian rupa, agar tampak indah dan bersih. Maka, begitu pula sepatutnya kita menyambut bulan Ramadhan.

Selain berbagi tips di atas, AHa Self Inspiration Center juga punya program bagus untuk Anak Hebat, namanya Fantastic Spirit of Ramadhan. Bagi kalian yang ingin menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan di sekolahnya, bisa menghubungi AHa Self Inspiration Center di 022-72288794. Dijamin banyak kegiatan menarik dan bermanfaat buat adik-adik semua.

Demikian tips yang AHa! bagikan buat adik-adik tercinta. Semoga bermanfaat dan makin menambah semangat kalian dalam menyambut bulan suci Ramadhan yaa.

Aug 13, 2012

Cara Agar Tetap Sehat ketika Shaum

Udah tak terasa bulan Ramadhan hampir tiba, itu tandanya bagi yang muslim untuk memulai saling memaafkan. Jangan sampai ketika sedang berpuasa hati kita masih punya dendam sama orang lain. Bisa sia-sia amalnya loh..

Anak Hebat, selama kita berpuasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan makanan maupun cairan sekitar 14 jam. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menjaga kesehatan dan stamina untuk aktivitas sehari-hari, kali ini kakak mau share beberapa tips agar tetap sehat selama puasa.

1.KONSULTASI KESEHATAN
Sebelum mulai berpuasa, ada baiknya untuk mengonsultasikan kesehatan kamu dengan dokter. Tanyakan mengenai pola makan, waktu yang tepat untuk meminum obat atau multivitamin dan juga jenis olahraga yang boleh dilakukan selama berpuasa. 

2.SAHUR

jangan lupa makan sahur
Peran sahur saat berpuasa sangatlah penting. Menu yang dimakan bisa memengaruhi kerja tubuh Agan selama seharian penuh. Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum dan nasi merah karena bantu menahan kenyang lebih dari 6 jam. Protein, buah, sayur serta air putih yang cukup juga bantu menjaga stamina Agan selama puasa. 





3.HINDARI MAKAN BERMINYAK

hindari makanan berminyakHindari mengonsumsi makanan berminyak. Makanan ini akan membuat sel darah merah menggumpal sehingga menyebabkan aliran oksigen menjadi berkurang hingga 20 persen. Akibatnya Agan akan mengantuk pada siang hari. 






4.RUANGAN SEJUK

ruangan sejuk

Ketika udara semakin panas dan terik, usahakan untuk beraktivitas di dalam ruangan yang dingin atau tempat teduh. Batasi pula aktivitas fisik agar Agan tidak mudah lelah. 

5.BERBUKA YANG CUKUP

berbuka yang cukup

Berbuka puasa dengan makan secukupnya. Langsung memakan banyak makanan hanya akan membuat perut terasa sesak akibat lambung akan mengecil dan enzim-enzim pencernaan berkurang. Para pakar kesehatan menganjurkan untuk makan secara bertahap, mulai dari air putih beberapa teguk, sedikit makanan manis, dan selang minimal setengah atau satu jam baru makan besar. 

6.MAKANAN MANIS

makanan manis

Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari "berbuka dengan yang manis". Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik dilakukan pada saat buka puasa, agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi terlalu banyak, apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula. 

7.HINDARI KOPI DAN SODA


hindari kopi dan soda

Pada saat makan malam, pastikan untuk tidak makan terlalu banyak untuk mencegah obesitas. Selain itu, hindari meminum kopi dan soda karena bisa buat Agan sulit tidur dan menimbun banyak lemak. Ganti kedua minuman tersebut dengan air mineral dan jus buah. 


8.OLAHRAGA
olahraga

Lakukan olahraga ringan saat malam hari. Misalnya dengan berjalan kaki selama 15 hingga 20 menit setelah makan malam. 

9.POLA TIDUR

menjaga pola tidur

Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tak makan dan minum seharian, melainkan karena tak memiliki waktu tidur yang cukup. Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam harinya Agan tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting. 

sumber : http://www.unikz.up2det.com/2012/08/cara-hebat-tetap-sehat-saat-puasa.html