Social Icons

Apr 24, 2012

Sekolah Mahal Tak Selalu Menjamin Pendidikan Berkualitas

Hai Anak Hebat yang ada di Indonesia, mari kita saksikan betapa susahnya pendidikan di Indonesia ini...

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi mengungkapkan, saat ini masih banyak anak Indonesia yang belum mengenyam pendidikan. Faktor utamanya adalah kesulitan ekonomi dan tingginya biaya pendidikan. 

Menurut dia, maraknya komersialisasi pendidikan salah satunya adalah akibat paradigma orang tua yang keliru dalam memandang pendidikan. "Seolah-olah sekolah yang mahal sudah pasti bagus," katanya dalam diskusi "Hak Pendidikan untuk Anak" di Kantor Dirjen Perlindungan HAM Departemen Hukum dan HAM, Jakarta Kamis. 

Tampak hadir Kepala Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta, Sylviana Murni, pengamat pendidikan Darmaningtyas serta Abdurrahman Suhaimi anggota Komisi E DPRD DKI. Hadir pula, berbagai perwakilan dari Komnas HAM dan Dirjen Perlindungan HAM. 

Berdasarkan catatan Komnas PA, pada tahun 2004 sebanyak 283.990 dari 21.678.643 anak buta aksara. Sedangkan persentase anak yang tidak memperoleh pendidikan sebanyak 5,50 persen untuk SMP, 67,68 persen SLTA, dan 72,65 persen untuk pendidikan anak usia dini. 

Adapun data anak yang putus sekolah pada 2002 dari SD-SLTA berturut-turut 1,45 persen, 2,27 persen dan 2,48 persen. Belum lagi, anak yang berada di daerah konflik dan dalam perlindungan khusus. 

Oleh karena itu, Presiden mencanangkan program pendidikan untuk semua pada peringatan Hari Anak Nasional yang 23 Juli yang lalu. Harapannya, pada tahun 2015 tidak ada lagi anak yang putus sekolah.

Apr 21, 2012

ITB sediakan 800 kursi untuk mahasiswa miskin ( anak hebat )




Bandung: Institut Teknologi Bandung (ITB) pada penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2012 mengalokasikan sekitar 800 kursi untuk mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Alokasi itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 700 orang.

"Tadinya kan 20 persen atau 700 orang, tapi sekarang saya diminta untuk menerima sekitar 800 mahasiswa tidak mampu," kata Rektor ITB Akhmaloka di Aula Barat ITB, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/4).

Menurut dia, ITB melakukan metode penjaringan mahasiswa dari keluarga tidak mampu melalui jalur undangan pada proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Para calon mahasiswa itu juga ada yang mendaftar melalui program bidik misi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kemendikbud pada 2012 secara nasional meluncurkan 30 ribu paket beasiswa dalam Program Bidik Misi bagi mahasiswa kurang mampu yang berprestasi untuk belajar di perguruan tinggi negeri. Paket beasiswa itu terdiri atas biaya kuliah sebesar Rp6 juta per semester selama empat tahun dan biaya hidup sebesar Rp600 ribu per bulan.

Selain dua jalur tersebut, Akhmaloka menjelaskan, mahasiswa dari keluarga tidak mampu juga bisa memperoleh beasiswa penuh yang disediakan oleh ITB. "Kami juga ada beasiswa full dari ITB," ujarnya.

Menurut dia, saat ini ITB telah menyebar undangan ke sekitar 1.900 Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia untuk menjaring calon mahasiswa dari jalur undangan. Sedangkan sekitar 20 persen dari sekitar 3.300 kursi yang disediakan oleh ITB akan diisi oleh calon mahasiswa dari jalur ujian tertulis.

sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/04/21/88704/ITB-Sediakan-800-Kursi-untuk-Mahasiswa-Miskin/3

Apr 20, 2012


Sejuta Motivasi Anak Negeri (SMAN)
Adalah kegiatan berbagi motivasi dan optimisme demi masa depan gemilang yang diberikan kepada
anak-anak Indonesia khususnya yang memiliki latar belakang keterbatasan ekonomi .
1.Tujuan Program
-Melatih keberanian  untuk bercita-cita besar dalam hidup.
-Melatih mental dan kemampuan  berusaha bersungguh-sungguh untuk meraih cita-cita.
-Melatih kepercayaan diri untuk melawan keterbatasan diri demi meraih cita-cita.
-Melatih akhlak positif anak terhadap lingkungan teman, keluarga dan masyarakat.
-Melatih kepeduliaan berbagi karya terbaik anak-anak untuk bangsanya kelak di masa
2.Profil Output
Anak-anak Indonesia yang bersemangat untuk belajar, berusaha keras meraih prestasi terbaik
yang menjadi karya kebanggaan untuk bangsa.
3.Peserta Program
Anak-anak dan remaja remaja Indonesia khususnya yang memiliki keterbatasan ekonomi keluarga
(yatim dan duafa).
4.Bentuk Kegiatan
-Training Motivasi Belajar
-Outbound Motivation
-Life Teens Success Story
-Aksi Asah Percaya Diri Anak
-Berbagi kasih sayang dan kebersamaan
-Kegiatan pembinaan akhlak dan keagamaan


bagi yang berminat untuk mengikuti kegiatan ini silahkan hubungi kami di :
http://www.ideanakhebat.com/2012/01/kontak-kami.html